Postingan

Hikmah Sosial Puasa Ramadhan

Manusia dalam mengembangkan dan mengkristalisasikan sifat-sifat Tuhan dalam menjalani kehidupan nyata, sebab manusia menghadapi dinding penghalang, cobaan, dan rintangan yang menghalangi seseorang dalam mencapai tujuannya. Salah satu sarana atau cara untuk mengkristalisasikan sifat-sifat tuhan tersebut adalah untuk tidak makan dan minum, dengan kata lain yaitu menjalani ibadah puasa ramadhan.  Puasa ramadhan merupakan sarana atau cara manusia, masyarakat dalam mengontrol, mengendalikan diri dari setiap hawa nafsu atau keinginan dalam diri. Puasa adalah sarana atau perintah agama yang dilaksanakan oleh umat islam, puasa tidak hanya sebatas menggugurkan kewajiban atau melaksakan ibadah ritual semata. Melainkan, dari perintah puasa tersebut berdampak positif dengan kesalehan sosial, seperti menumbuhkan saling tolong-menolong, kebersamaan, bersedekah, berinfaq, kasih sayang, empati dan persaudaraan antar sesama manusia. Juga, perasaan sama-sama lapar, haus, dan makan diwaktu yang s...

Sajak: Bumi untuk Manusia

Sajak: Bumi untuk Manusia Karya, Fitratul Akbar Bumi Tak pernah membeda-bedakan bunga-bunga, yang tumbuh subur-mekar ditaman-taman dunia yang tiada henti menebar aroma-aroma cinta, untuk seluruh umat manusia yang hidup didunia. Bumi Tak pernah membeda-bedakan umat manusia yang berbeda agama, ada yang Islam, Kristen, Hindu, Budha sebagai tanda kekuasaan Allah swt yang Kuasa dan Bijaksana. Bumi Tak pernah membeda-bedakan, warna kulit umat manusia, ada yang hitam, putih, kuning dan biru, perbedaan itu pertanda keindahan, kedamaian dan keharmonisan umat manusia. Bumi Tak pernah membeda-bedakan ras dan agama, budaya, daerah dan jabatan yang melekat di dada. Melainkan itu pertanda tanggung jawab diberikan kepada, seluruh umat manusia untuk kesejahteraan hidupnya. Bumi Tak pernah membeda-bedakan, tak pernah mencaci-maki, dan mengabaikan umat manusia yang berlumuran salah dan dosa. Melainkan Bumi ini adalah laksana ibu pertiwi, ibu yang memeluk, mengayomi, dan mencintai a...

Sajak: Bulan Ramadhan

Sajak Ramadhan pukul 16:24 wib. harum, suci, gembira, kerumunan penduduk di kampung itu tampaknya  bahagia menyambut datangnya bulan suci ramadhan. mereka sibuk membersihkan rumah-rumah,  jalan-jalan dan kampung-kampung nya. langit dikota itu, begitu menawan dengan jingga terpancar diatas langit-langit kampus, menyambut datangnya bulan suci ramadhan. sudah terasa berbulan, minggu bahkan hari seluruh penjuru dunia, siap menyambut dengan senang hati bulan yang penuh berkah itu. suara kumandang azdan ashar itu mengetuk hatiku yang masih terbaring lemas di kursi kuno itu. senja perlahan utur di ufuk barat, masyarakat di kampung itu gembira, dengan suasana jingga dicampuri awan hitam tebal di atas langit senja itu. senja, sore, mentari, jingga, awan hitam tebal. sang maha kuasa meniupkan angin cinta kepada makhkluknya,  malaikat mengantarkan cinta kepada pasangannya, manusia mendapat cinta kepada pasangannya, para pecinta tampak saling ...

*Manusia Cinta dan Persahabatan

Demikianlah sifat cinta kepada diri manusia, supaya kalian pahami rahasia hati, dan kesadaran itu akan menjadikan kalian sebagai hati kehidupan. Tapi jika dalam kecemasan hanya ego dan kesenangannya yang kalian cari dalam cinta, maka lebih baik kalian menutup tubuh dan menyingkir dari penempaan, memasuki dunia tanpa musim, dimana kalian dapat tergelak tanpa tawa, dan menangis tanpa airmata. Cinta takkan memberikan apa-apa pada kalian, kecuali keseluruhan dirinya, dan ia pun tidak akan mengambil apa-apa dari kalian, kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tidak memiliki atau dimiliki, karena cinta telah cukup untuk cinta.(Kahlil Gibran,Hal:33). Saling mengasihilah selalu tapi jangan jadikan cinta sebagai belenggu. Biarkan cinta bergerak bebas bagaikan gelombang yang lincah mengalun di antara pantai kedua jiwa. Kalian dapat saling mengisi minuman tapi jangan minum dari satu piala, dan kalian dapat saling berbagi roti tapi jangan maka dari pinggan yang sama. Bernyanyi dan menarilah bers...

Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Manusia itu pada hakikatnya tidak dapat hidup sendiri atau menyendiri. Manusia kata orang Yunani “zoon pooliticon”, yaitu manusia itu makhluk yang bersosial, politik, dan bergaul. Manusia tidak dapat hidup dengan mengucilkan diri atau memisahkan diri dari orang lain. Seperti: seorang anak sangat memerlukan asuhan dan rawatan yang cukup lama agar menjadi bayi yang sehat, baik dan tumbuh besar. Begitupun, dengan manusia harus bergabung menjadi anggota suatu kelompok yang bernama masyarakat. Hidup berkelompok dan bermasyarakat itu suatu kebutuhan yang mutlak bagi manusia, karena dapat bekerja sama, tolong-menolong, gotong-royong dan membagi fungsi dan peran sesuai dengan pekerjaan dan minat masing-masing individu. Agar suatu warga masyarakat dapat hidup aman, damai, harmonis, dan sejahtera. Maka manusia dengan manusia lain mengadakan pertemuan atau musyawarah bersama untuk membuat persetujuan, menentukan norma-norma, dan nilai-nilai luhur di masyarakat yang dapat menunjang kedama...

Cerpen: Sejenak Hening

Gambar
Hari sudah gelap, jalanan di depan rumahnya sepi, sunyi. hening. Satu persatu rumah tetangga mulai gelap gulita. Toko-toko pun sudah tutup sejam yang lalu. Tapi, nampak di atas langit, bintang bersinar remang-remang. Rembulan tak terlihat. Persis di tutupi awan tebal, sebagian awan-awan bergeser dari barat ke utara, bergeser tak menentu arah. Di salah satu rumah, didalam kamarnya, ada seorang Lelaki dewasa, diam membisu, terbusur kaku, sesekali menggigil, dan berhembus dengan nafas yang berat dan batuk-batuk kecil. Memang, hingga seminggu terakhir. Rumah-rumah disekitaran kota itu masih diselimuti musim dingin, bercampur hawa dingin yang menusuk dada dan menembus tulang. Diluar jalan raya, di gang-gang dan didalam rumah, orang-orang mengenakan baju/jaket tebal, kopiah dikepala dan kaos kaki. Dan sesekali menghisap rokok dan meneguk teh di atas meja. Hari perlahan larut, waktu bergulir begitu cepat, bergulir seperti siklus alam, bergulir dari pagi ke sore, dari sore ke mala...

Hakikat Pendidikan: Antara Ilmu dan Moralitas

Apa yang terlintas dipikiran kita, ketika mendengar istilah pendidikan??.Secara umum, ada yang mengingat gedung kampus, gedung sekolah, sistem pendidikan. Sebagian lagi, ada yang mengingat keindahan arsitektur gedung, keindahan taman-taman bermain. Dan sebagian lagi, ada yang sudah sampai membahas mengenai esensi atau hakikat dari pendidikan itu sendiri yaitu antara ilmu pengetahuan dan moral atau akhlak mulia. Dari pandangan ketiga tipe manusia tersebut tidak ada yang salah. Dan mungkin benar semuanya. Arti Pendidikan Orang-orang Yunani, lebih kurang 600 tahun sebelum Masehi, telah menyatakan bahwa pendidikan ialah usaha membantu manusia menjadi manusia. Ada dua kata yang penting dalam kalimat itu, pertama “membantu” dan kedua “manusia”. Manusia perlu dibantu agar ia berhasil menjadi manusia. Seseorang dapat dikatakan telah menjadi manusia bila telah memiliki sifat kemanusiaan. Itu menunjukkan bahwa tidaklah mudah menjadi manusia. Karena itulah sejak dahulu banyak manusia gagal m...