Sajak Lelaki Tua Engkau lelaki Tua Tumbuh besar di tepi jalan raya Badanmu ringkih nan papa Badanmu terbakar oleh Sang surya Badanmu, kulit-kulitmu robek dikoyak penguasa Kaki dan tanganmu lumpuh tak bermakna Wahai engkau lelaki Tua itulah engkau, yang tak pernah putus asa mengejar asa, menuju puncak cita-cita Engkau bersabar, bersyukur, ceria Engkau gigih, gagah, bahagia mencapai Surga Pada dirimu, engkau hidup dengan kuku dengan kuku, kau melawan sang penguasa zalim durjana dengan kuku, kau mencari dan merangkul manusia dengan kuku, kau mencakar kolom langit dunia, untuk mencapai taman-taman kedamaian sang maha Kuasa..... Itulah engkau, wahai lelaki Tua dengan kuku, kau hidup di dunia menemani aktivitas umat manusia hingga puing-puing dunia telah tiada..... #Kota Malang, tanggal 25 September 2018. Sajak Sono Kembang Senja itu, dedaunan sono kembang berguguran seorang wanita jelita memandang terpesona satu-satu daunn...